Laravel React Inertia Starter Pack

Laravel React Inertia Starterpack – Bagi para web programmer, pemilihan teknologi yang tepat dapat menjadi kunci keberhasilan suatu proyek. Terutama dengan banyaknya pilihan jenis teknologi, terkadang kita dituntut menggunakan teknologi terbaru, salah satunya teknologi Single Page Application (SPA).

Single Page Application (SPA) menjadi butuh effort lebih dalam penerapannya karena biasanya memiliki dua bagian arsitektur, Backend dan Frontend. Laravel yang sudah mumpuni dibagian backend, sementara pada bagian frontend harus dibantu teknologi berbasis javasript seperti, Vuejs atau Reactjs.

Untuk programmer fullstack developer, membagi kedua hal tersebut untuk skala proyek yang tidak terlalu besar akan memakan waktu. Oleh karena itu lahirlah sebuah library baru untuk menjebatani kedua hal tersebut dalam satu buah framework, yang diberi nama Inertiajs.

Laravel Inertiajs Reactjs Starterpack

Apa itu Inertia

Inertia adalah library javascript yang kemudian menjadi sebuah middleware yang memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi web yang lebih responsif. Menggabungkan Laravel dan Inertia, dapat menciptakan responsif dan dinamis seperti di React atau Vue.js. Dengan Inertia.js, pengembang mempertahankan kelebihan server-side sambil memanfaatkan fleksibilitas teknologi frontend.

Library Inertia membantu kita mendapatkan pengalaman pengembangan web yang lebih ringkas. Pengalaman sebagai Fullstack Developer yang mengerjakan frontend dan backend sekaligus sangat terbantu. Kita tidak lagi harus membuat coding terpisah dan tetap merasakan framework Laravel sebagai mesin utamanya.

Project React Inertia Starter Pack

Guna mempermudah pengembangan aplikasi berbasis web penulis mengerjakan sebuah starterpack. Berbasis Laravel sebagai backend-nya, dan menggunakan Reactjs sebagai frontend. Namun untuk keperluan fullstack, penulis menggunakan middleware Inertiajs. Aplikasi ini berjenis Single Page Application, walaupun dengen arsitektur monolith, aplikasi tidak kalah responsif dan cepat jika menggunakan teknologi yang terpisah.

Ada beberapa fitur default yang dibawa oleh React Inertia Starterpack by Raincode.My.Id, diantaranya:

  1. Fitur Otentikasi dengan menggunakan Laravel Breeze Starter Kits;
  2. Login dengan menggunakan Username atau Email;
  3. Profile dilengkapi dengan Image Profile;
  4. Tema menggunakan Tailwind;
  5. Backup Panel;
  6. Inisiasi data awal menggunakan artisan command;
  7. Log Activity;
  8. User Management Module dengan ACL;

Stack yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah:

  1. Laravel 10.x
  2. Reactjs
  3. Inertiajs
  4. Tailwind CSS

Link untuk fork github ada disini: React Inertia Starterpack;

Happy Coding – Raincode.My.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *